5 Tips Perjalanan ke Bromo

Siapa yang belum pernah ke Bromo? bagi para pencinta wisata alam Gunung Bromo adalah destinasi yang amat penting dikunjungi, setidaknya sekali seumur hidup. Memiliki panorama alam yang indah di Jawa Timur, Gunung Bromo menjadi spot sunrise terbaik di Indonesia. Nggak heran jika Kawasan Gunung Bromo tidak pernah sepi oleh pelancong, tidak saja pengunjung domestik Nusantara juga tidak sedikit dari Mancanegara. Beberapa hal penting yang perlu Anda catat, sebelum Anda berwisata di Gunung Bromo sebagai berikut.

1. Akses Menuju Bromo

Buat main ke Gunung Bromo, kamu bisa transit di kota Malang. Dengan rute Malang-Tumpang-Gubugklakah-Ngandas-Jemplang-Bromo, kamu butuh 2,5 jam perjalanan. Rute ini menjadi favorit di kalangan wisatawan ketimbang melalui Surabaya-Probolinggo. Meski medannya cukup terjal, pemandangan alam yang tersaji di sini siap memanjakan kamu.

 

2. Antisipasi Udara Dingin

Dengan ketinggian 2.329 mdpl, Gunung Bromo memiliki suhu di bawah 10 derajat celcius. Jadi, buat kamu yang nggak biasa dingin, temperatur udara Bromo bisa jadi bumerang. Nah, untuk mengantisipasinya, kamu wajib membekali diri dengan jaket tebal, syal, sarung tangan hingga inhealer bagi yang memiliki asma.

 

3. Pentingnya Kacamata dan Masker

Berbeda dengan gunung lainnya, Bromo memiliki hembusan angin yang bercampur dengan pasir. Sehingga, akan sangat menganggu jika kamu memiliki alergi terhadap debu. Iritasi mata pun bisa muncul jika kamu nggak berhati-hati. Makan, dianjurkan untuk membawa kacamata pelindung serta masker selama berada di sana.

4. Bromo Menginap atau Tanpa Menginap

Kunjungan 12 Jam atau Satu Malam Menginap di Bromo, Sebelum wisata ke Gunung Bromo sangatlah bijak jika Anda juga merancang durasi atau lamanya waktu kunjungan, tentu semua berkaitan dengan budget yang harus dianggarkan selama di berwisata di Bromo. Bromo Midnight wisata Bromo tanpa menginap. Berangkat saat tengah malam berburu sunrise di Pananjakan dan kembali siang hari setelah puas menikmati 6 spot populer selama di Gunung Bromo. Jika merencanakan menginap di sekitar Bromo banyak tersedia hotel dan penginapan yang menawarkan harga layanan berdasar fasilitas dari yang Hotel bintang hingga Homestay, rumah masyarakat Tengger yang disewakan sebagai rumah penginapan bagi wisatawan

 

5. Sebaiknya Sepatu Jangan Sandal Jepit

Terkecuali Anda akan lebih banyak di kendaraan ketimbang berada di lautan pasir, Gunung Pananjakan atau Kawah Bromo, silahkan dengan tanpa sepatupun akan aman. Tetapi jika berencana akan banyak lakukan aktivitas diluar, sepatu boot atau trekking lebih aman, terlebih saat musim penghujan. Sepatu trekking, tidak saja melindungi kaki dari medan terjal, pasir dan batu tetapi juga berfungsi untuk menjaga hangatnya kaki dari suhu dingin Gunung Bromo.

 

Sumber :     –   https://www.explorebromo.com/2018/11/tips-wisata-bromo.html

–  https://www.pegipegi.com/travel/7-tips-penting-sebelum-ke-gunung-bromo-jawa-timur/

Berikan rating?